Seneeng banget liat suami sudah pulang jam 4 sore. Ngobrol santai bentar …… saya sharing komentar teman-teman pengajian, “iih fifii ngga kayak orang kemo, tetep seger, chubby, kinclong.. ”

Suamiku ketawa, “Alhamdulillah ma syaa Allah…. La haula wa la quwata illa biLLah.. ” kemudian beliau keliatan buru-buru, pamit, mau ketemu kenalannya di Klender, yang punya showroom mobil.

#degh

Terbayang si hitam kesayangan yang telah banyak berjasa bagaikan rumah kedua saya, dan logika saya mantap berkata, “Qadarullah, fi…. it’s a blessing… takdir Allah pasti baik, semuanya indah, semuanya.. keren..”

Bersyukur, masih ada jalan keluar untuk melanjutkan terapi. Bersyukur, anak-anak sehat, suami sehat, orgtua sehat. Bersyukur dikasih sahabat yg banyaaakk, yang sayang, yang peduli, yang manis, yang taqwa. Bersyukur masih bisa makan, minum, bernapas, melihat, mendengar, ngobrol, tertawa, dan ibadah spt biasa. Bersyukur masih normal BAK, BAB, buang angin. Ups, qiqiqiqiq. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Semoga Allah selalu melimpahkan taufiq, hidayah, menambahkan kekuatan kesabaran bagi kami sekeluarga, menguatkan iman islam kami, istiqomah dalam taqwa, hingga berakhir Husnul khotimah.

Semoga Allah melimpahkan kebaikan yang banyak bagi kita semua… aamiin.

Jumat, 20 Juli 2018.

#sholawat_yuk