Ngasih saran sih, boleh…. Boleh banget….
Tapi liat dulu sikonnya, liat waktunya, tempatnya, pilih kalimatnya.

Kenapa saya sering bilang “jangan sotoy” ….?

Tidak semua jenis Cancer bisa dikasih tindakan yang sama. Dokter saja ngasih obat per kasus. Sama-sama cancer payudara, jenis operasinya beda, jenis obatnya beda, jumlah jenis obatnya beda, jumlah dosisnya beda, lama pengobatannya beda.

Demikian juga, saran-saran lain. Pelengkap pengobatan. Bukannya kami menolak perhatian kasih sayang, bukan pula tidak mau cepat sembuh. Tapi berilah kami keleluasaan mengambil keputusan dan pilihan apapun, secara sadar, dalam keadaan tenang, sesuai dengan yang kami yakini.

Keluarga pasien sudah mengalami tekanan yang luar biasa. Please jangan lagi kita menambah dengan judgement-judgement, “Kurang zakat kalik tuh, kurang sedekah tuhh, emak bapaknya kebanyakan dosa tuhh, nggak mau berobat ke sana siih, nggak mau diet anu siih, sering ngelakuin ini itu siih …. dsb.”

Heyyy….. it can happen to anyone. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Cancer, bisa menclok pada siapa saja lohh. Bahkan pada orang yang sudah bertahun-tahun berusaha menjalani gaya hidup sehat. Jangan sombong dulu. Kita belum tahu, sepekan – sebulan – setahun kemudian takdir kita dan keluarga kita. Bukan saya nyumpahin lohh. Ngingetin. Jangan sombong dulu. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Akan lebih baik bagi kita mendoakan. Semoga Allah melimpahkan mereka kesembuhan yang tuntas, kesehatan paripurna, dan sisa usia barokah penuh manfaat. Kalo mau ditambahkan semoga diampuni dosa-dosanya, lebih bagus. Dan lebih bagus lagi doakanlah diam-diam. 😊😊😊

Tahukah kita…. Doa itu efeknya bisa lebih dahsyat dari pada pengobatan itu sendiri. Kebaikan doa itu pun kembali kepada kita yang mendoakan. Kita nggak mau, mendapat kebaikan doa ini? 😊😊😊

So… jika kita sayang, peduli, saran terbaik adalah, Doakanlah. Hiburlah. Buatlah pasien dan keluarga lebih rileks, lebih banyak tersenyum, lebih bisa tertawa. Boleh beri saran Hanya Jika Diminta.

Semoga bermanfaat.
Fifi Alhamdulillah ‘ala kulli hal Sofida.