Nama Jim Thompson sangat menarik minat saya. Beliau adalah mantan tentara Amerika, kemudian tinggal di Bangkok, menjadi pengusaha dan berhasil mempopulerkan produk fesyen sutera Thailand.

James Harrison Wilson Thompson lahir 21 Maret 1906 — menghilang 26/03/1967 dari Cameron Highlands. (Sumber: wikipedia).

Rabu 14/11/2018 saya ngajak emak mengunjungi rumah Jim Thompson di Bangkok. Ada enam bangunan, menghadap sungai. Mulai ruang tamu, ruang keluarga, dapur, ruang makan, kamar tidur, kamar kerja, yang semuanya asri, pepohonan rimbun masih terjaga. Pengunjung hanya boleh mengambil foto atau rekaman video di luar bangunan. Sedangkan di dalam, tidak diperkenankan merekam apapun, bahkan menyentuh barang peninggalan beliau.

 photo IMG_20181114_142149_zpskkr8utj5.jpg

Baca selengkapnya.

Emak saya tertarik produk-produk kain sutera. Selain jadi gaun, handbag, asesoris wanita dan laki-laki, ada juga suvenir cantik seperti dompet, clutch, cosmetic pouch, dan sebagainya. Baaaguusss baaaguusss baangeeudh……. Emak juga melihat proses pemasakan kepompong hingga menjadi serat kain, dan melihat juga pemintalan benang menjadi kain.

Masuk rumahnya Jim Thompson ini kita membayar 200 Baht per orang, dipandu oleh guide yang berbahasa Inggris atau Jepang atau China (kita boleh pilih). Tur keliling rumah berlangsung selama lebih kurang 35 menit, dengan guide yang sangat atraktif, serasa kita berada di jaman Jim Thompson masih ada. Di dalam rumahnya, kami melihat barang-barang yang biasa dipakai, serta koleksi barang antik yang beliau kumpulin dari mancanegara. Satu kata: artistik.

 photo 04c04a41-08b1-4505-9988-5bb184d6c22d_zpsoxl6oht0.jpg

 photo IMG_20181114_142513_zpsqccmwn8t.jpg

 photo 5dbd0316-e740-43c2-9c71-05328dab2522_zpsadt6cdih.jpg

jim thompson house photo 9a0c5619-72e4-486f-b83d-e2b7477f9c11_zps7re28ibp_1.jpg