Kamis, 27 Desember 2018.

Sore ini, saya lebih semangat, ketemu Dr Findy, kenapa? Karena mau ketemuan lagi sama… Adik Dinar, 29 tahun. … yang juga sedang dikasih Allah ni’mat yang sama.

Kami berkenalan Sabtu 15 Desember 2018, lagi sama-sama kemoterapi, saya ke-11, Dinar ke-9. Sebetulnya kami sempat bertegur sapa waktu hari Senin malam. Dinar duluan yang menyapa, setelah melihat lembaran resep di tangan saya.

Dinar: Samaan sama saya, dapat Herceptin juga. Dokter Findy.

Saya: Oiyah? Kapan kemo lagi?

Dinar: Sabtu.

Saya: Sama dong…

Dinar: #tersenyum

Dinar dan suaminya berlalu, pulang duluan, sebelum saya sempat bertanya namanya.

Sabtunya ketika zuster mengeksekusi saya, saya tanyakan siapa nama pasien lain yang samaan dapet Herceptin juga hari ini. Zuster menyebut nama Dinar.

Selesai copot infus, saya mengunjungi Dinar di kamar 510. Kami saling sharing, bicara dari hati ke hati, sebagai perempuan, istri, ibu. Kami bicara perasaan dan harapan masing-masing. Terdengar adzan maghrib saya pamitan dan kembali ke kamar 517. Dinar sempat menangis di pelukan saya. Saya memahami ketakutannya.

Setelah hari itu komunikasi kami berlanjut via WhatsApp. Lebih banyak Dinar yang berbagi kegalauannya, perubahan statusnya, dari ibu bekerja menjadi ibu rumahtangga. Setiap melihat baju seragam kantor, ia merasa tak berdaya, tak berguna, dan menyesali keputusannya berhenti bekerja.

Saya bertanya, apakah mau bekerja lagi, pertimbangkan ulang baik buruknya, bila perlu bikin check list. Hal-hal apa saja yang jadi prioritas utama dalam hidupnya.

Tapi saya tidak mau mendiktenya. Kalau keinginan kembali bekerja itu sangat kuat, dari pada penasaran, diburu rasa bersalah terus, saya sarankan, segera, besok pagi datangi kembali kantornya, tohh mereka masih welcome.

Dia menjawab dengan emoticons menangis, mengaku egois, kurang bersyukur, padahal suaminya sudah memperlakukannya bagaikan princess.

Ya…. memang keliatannya “syaithan” terus masih memprovokasinya. Beranikah Dinar membuang atau menyedekahkan baju seragamnya?

Apapun keputusanmu Dinar, mbafi dukung… You’ve been great so far… January 2019 sudah mulai radiasi, in syaa Allah….

Semangat terus yaah Dinar sayaang… mbafi sayaang banget ama Dinar….

 photo IMG_20181215_195514_zps1fjhdisq.jpg

 photo IMG_20181227_163025_zpszfsnza0g.jpg

 photo IMG_20181227_174432_zpspop3qvxv.jpg

Lokasi: RS Mitra Keluarga Kemayoran.