Saya sering terima japrian, broadcast, sharing di WA group, pengobatan alternatif untuk penyakit kanker. Padahal saya pernah ngejelasin, kanker itu unik, nggak bisa digeneralisir, perlakuannya beda-beda.

Subehanallah, janganlah dengan alasan pengen Si pasien cepet sembuh, kita tergoda ngeShare info-info yang belum jelas kebenarannya.

Karena mindset saya medis, maka ketika saya terima japrian (pesan pribadi), saya pasti tanya dulu,

1. Ada keluarga yang sudah pernah berobat ke situ?
2. Kanker apa? Sudah selesai rangkaian kemoterapinya? Radiasinya sudah selesai juga? Hasil pet scan bagaimana?
3. Ditanggung BPJS ga? ๐Ÿ˜†๐Ÿคญ

Kalau tiga pertanyaan di atas tak terjawab, atau jawabannya, “Nggak tahu juga ya, ” saya anggap Hoax.

Saya berterimakasih atas perhatiannya. Dan saya akan lebih berbahagia menerima info-info yang bisa dipertanggungjawabkan.

Harapan saya…. bila anda benar-benar peduli.. please.. dukung pasien memilih rangkaian terapi yang mereka yakini. Kecuali mereka meminta saran.

Kalo alasannya, “Jalur medis juga nggak jaminan sembuh. Sedikit yang tersisa sembuh.”

Boookk…. Eloe bertuhan gak?

Kesembuhan itu hak Allah…
Kalau Allah kehendaki, tanpa operasi pun, bisa, hilang penyakitnya, kun fayakun.

Sunnatullah, kita memang tetap wajib ikhtiar. Dan saya telah memilih, rangkaian terapi yang dibantu Tim Dokter yang ahli di bidangnya. Prosesnya memang panjang, membutuhkan keyakinan tinggi, kesabaran yang luarbiasa.

ุงู„ู„ู‡ ุงูƒุจุฑ ุงู„ู„ู‡ ุงูƒุจุฑ ุงู„ู„ู‡ ุงูƒุจุฑ ูˆ ู„ู„ู‡ ุงู„ุญู…ุฏ

Kalo niatnya cuma sembuh doang, ya mungkin dikasih sembuh. Tapi kalo niatnya, semoga ikhtiar ini Allah ridhoi, semoga Allah beri petunjuk ada dimana obatnya (karena setiap penyakit pasti ada obatnya, kecuali maut), semoga menggugurkan dosa-dosa, semoga menjadi amal yang diterima, ilmu yang bermanfaat, semoga doa-doa dikabulkan, dan sebagainya, akan lain ceritanya. Wallohualam bish showab.

Menulis, menunggu mules bukaan sembilan panggilan alam.