Selesai operasi 22 Maret 2018 jam 10 malam Dr Alfiah Amirudin memastikan bahwa tumor di payudara kanan saya adalah kanker. Enam pekan pasca operasi tercetak hasil IHK (immunohistokimia) saya menunjukkan, jenis kanker Grade III (membelah sangat cepat), ER/PR+, HER2+++. Lampiran IHK ini mengarahkan Dr Findy KOHM (Konsultan Onkologi Hematologi Medik) menentukan treatment lanjutan untuk saya.

Awalnya, saya menolak kemoterapi dengan alasan takut efek sampingnya seperti, bolak balik ditusuk jarum infus, kemasukan obat kimia super keras, sakit, harus transfusi darah, muntah-muntah, kulit gosong, kebotakan, dan kekhawatiran tak cukup biaya. Dengan sotoynya, saya memutuskan hanya akan minum jejamuan, dan memilih pola makan rendah karbohidrat, saja.

Suami, anak-anak, ibu, om, tante, dan sahabat-sahabat saya dengan sabar membujuk saya untuk melanjutkan terapi medis. Kemoterapi, tidak seseram yang ditakutkan. Obat kemo sekarang sudah lebih canggih. Sebelum dikemo, pasien mendapat premedikasi, anti nyeri, anti inflamasi, dan anti mual. Dr Findy pun harus ulang kali menjelaskan alasan-alasan kuat kenapa harus kemo, bagaimana mekanismenya, dan perkiraan biaya.

Saya, sholat istikharah, membaca Al Qur’an, tahajud, mohon petunjuk, jalan mana yang kami harus tempuh. Bismillah, Sabtu 12 Mei 2018 hari pertama saya jalani kemoterapi di usia 45 dengan perasaan gado-gado. Harap, cemas, takut, senang karena didampingi keluarga lengkap.

Saya nggak tau apa-apa, sedangkan Allah Maha Tahu. Kalau memang medis yang terbaik, tolong kasih tandanya, saya mohon dilimpahkan kekuatan, kesabaran, dicukupkan biayanya, dimudahkan segala urusan, dan mohon perlindungan dari efek samping pengobatan yang saya jalani.

Saya mengalami efek samping kemoterapi seperti pasien lain. Mual, muntah, tapi tidak sampai mengganggu selera makan, malah berat badan sempat naik total 5 kilogram di kemo kelima. Dr Findy menyarankan ganti nasi putihnya dengan karbohidrat dari singkong yang lebih kaya serat. Warna kulitku berubah jadi lebih gelap, eksotis. Kepalaku Boxy (botak sexy). Moody, baperan, lebih sensitip, gampang melow.

Dalam sujud sholat saya ngobrol sama Allah, “Terima kasih, hadiah ini, pasti baik buatku, Engkau Maha Pengasih Maha Penyayang, tolong penuhin hati hamba dengan limpahan rasa syukur, sabar, ridha, ikhlas. Qolbun salim. Hamba mohon ampunan-Mu, rahmat-Mu, dan surga-Mu. Engkau Maha Tahu yang terbaik bagi hamba.”

13 Agustus 2018, H+7 kemo kelima, suami dan saya terbang ke Jeddah untuk menunaikan ibadah haji. Selain bekal pakaian, makanan, obat-obatan, bawa bekal juga: Herceptin sebanyak dua ampul. Suhu udara di Arofah mencapai 45Β°C dan sorenya angin kencang H-1 wukuf saya sempat kena heat stroke dehidrasi, sempat diinfus tapi dua jam kemudian kembali bugar. Alhamdulillah 40 hari di Saudi tidak mengalami batuk-batuk hebat seperti umumnya jamaah haji. Allah Maha Memudahkan.

Januari 2019 hasil bone scan, bersih. Dilanjutkan radiotherapy tiap Senin sampai Jumat sebanyak 30 kali di RS Gading Pluit. Selesainya 22 Februari 2019 sempat rawat inap 3 malam karena “bandel” makan sambel sampai kena infeksi lambung.

Her2+++ is a blessing.

Dalam kesendirian saya banyak nonton siraman rohani bertema Ridha, syukur, sabar, ikhlas, berulang-ulang.
Sahabat yang jauh-jauh berkunjung menghibur saya. Mendoakan kesembuhan saya. Bawain makanan kedoyanan saya, buah kesukaan saya, nraktir jalan-jalan, maksibar, nobar, ngajibar, nyanyibar, bar-bar.. Saya berkenalan dengan ibu Aryanthi Baramuli yang berhati mulia, luar biasa mensupport para pejuang kanker via WA group CISC HER2. Ma syaa Allah doa terbaik untukmu, ibu kereeenn…

Supporter terbaik πŸ† adalah suamiku, ibuku, anak-anakku, adik-adikku, om, tante, pakde, bude, uwak, Komunitas Emak Setroong, Emak Doyan Jalan, MCC, Emak Lupa Umur, Sahabat Sehat, alumni SMAN 31 Jakarta lintas angkatan, alumni Ubepe Aqsho, alumni Turki Trip Kafilah Akbar, alumni Haji Angkatan 25 KBIH Dewan Dakwah Jakarta, warga fesbuk, IG, WhatsApp, dokter-dokter RS Mitra Kemayoran, zr ipunk dan tim, asuransi FWD, Tim Dokter Radiotherapy, zuster and bruder RS Gading Pluit, Komunitas One Day One Juz, serta ribuan sahabat nun jauh yang tak mampu saya sebutkan namanya satu per satu. Terima kasih atas segala support dan doa hebatnya. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang banyak. 🀲

23 September 2019 evaluasi pertama, hasilnya membahagiakan. Dan penampilan saya sudah mulai syantik lagii. ☺☺ Saya bersyukur banget. Betapa banyak pertolongan Allah untuk kami sampai detik ini. Segala puji bagi Allah yang dengan kehendak-Nya segala nikmat menjadi sempurna.

Saran saya bagi para pejuang, nurut kata dokter aja yaa, sabar, disiplin, banyak berdoa dan berserah. Tetap jalin silaturahim. Manajemen rasa, usahakan hati tetap rileks, woles. Baca, dengar, nonton yang lucu-lucu. Ngobrolin yang lucu-lucu. Gabung CISC agar tidak merasa sendirian. Jaga semangat tetap on fire, yaa. Salam Sehat. 😊

 photo fifisofidac-10/fifisofida-1571032280091_zps5rbux5ue.jpg.html

Mainan 🎒 rollercoaster di Thaif, Mekkah. September 2018.

 photo fifisofida--1571032340307_zps1v9fp5dl.jpg

.

.

Alisku nyaris boxy.

 photo fifisofida-1571032280091_zps5rbux5ue.jpg

.

Sedang antri Pet CT scan di RS Gading Pluit. 22 Juni 2019. Bulu mata dan rambut alisku ‘dah tumbuh lagi. 😊

 photo fifisofida-1571032183480_zpsbq76knmv.jpg