.

Saya males minta-minta pendapat atau saran, saya tuh emang susah percaya omongan orang, kenapa? Karena di masa lalu sering ngalamin pendapat orang itu ternyata: hoax, mitos, nggak sesuai kenyataan, hingga merugikan diri sendiri.

Jadi kalo saya sedang butuh jawaban atas pertanyaan pribadi atau masalah, saya memilih lebih banyak membaca, mendengar, menonton, menyimak. Ketika memang benar-benar terpaksa harus bertanya, saya pastikan dulu orangnya kompeten.

Kalau harus memilih atau mengambil sebuah keputusan, saya sudah punya alasan-alasan yang kuat. Walaupun kelak ternyata keputusan saya Salah, saya tidak menyesal.

Orang yang belum terlalu paham saya, komentarnya pasti, keras kepala, impulsif, ngeselin. Kalau istilah keras kepala disandarkan pada sebab hanya karena saya nggak mau terima saran Anda, emang gue pikirin? 😊

Kadang, untuk bahagia, untuk membuktikan bahwa yang kita yakini benar, menurut saya, kita memang perlu kacamata kuda, abaikan. Jalan terus. As long as, berjalannya di jalan Tauhid.

Menulis, menikmati mules, inhale, exhale, inhale, exhale, mensyukuri ni’mat bobo di, rumah manis rumah. Alhamdulillah.