Ada beberapa hal kita perlu lakukan, agar tetap istiqomah dalam ketaatan kepada Allah.

Pertama, selalu meluruskan niat, setiap hari, seremeh apapun yang kita kerjakan. Untuk siapa? Karena siapa? Niat ini paling penting banget sering-sering dibersihkan, supaya kelelahan kita berbuat baik dan meninggalkan kemaksiyatan, tidak sia-sia.

Kedua, set target, buat perencanaan, mau belajar apa, dimana, sama siapa, kapan. Misalnya, memahami aqidah dulu, sambil memperbaiki tajwid, sambil menyimak fiqh.

Tiga, cari dan gabung komunitas penuntut ilmu, hadiri kajian-kajian, majelis Quran, dan terlibatlah secara aktif. Jangan malu bertanya. Dan kalo ditanya jangan ragu menjawab, jangan takut salah, karena kita menjadi lebih paham dengan belajar dari kesalahan.

Pengaruh lingkungan sangat kuat dalam mengokohkan keyakinan yang benar. Boleh gabung banyak komunitas sekaligus tapi tidak semua masalah harus dibahas, dan tidak semua pembahasan harus dipikirin. Pilah pilih, skala prioritas.

Empat, berdoalah kepada Allah, setiap sholat. Minta ridhaa, minta sabar, minta pertolongan, istiqomah. Karena Allah pasti memberi cobaan, ujian, kepada hamba-hamba yang dicintai-Nya. Besarnya ujian sebanding dengan hebatnya pahala kebaikan-Nya.

Pasti.

Kita tidak mampu istiqomah tanpa pertolongan Allah. DIA-lah yang mempertemukan kita dengan orang-orang baik, orang-orang shalih, guru-guru kehidupan. DIA-lah yang membolak-balikkan hati. Maka berdoalah secara masif.

Masuk surga memang bukan karena amal shalih kita, tapi karena rahmat kasih sayang Allah, dan dengan amal shalihlah kita menjemput rahmat-Nya.

doa istiqomah – Check Porsi Haji App.
Ensiklopedia Islam – Doa Permohonan agar Diberi Kekuatan untuk ...