LIMA TAHUN PERTAMA GENTING.

By: ‘Afiyah Salma Lathifah.

Salahsatu manfaat komunitas / support-group adalah media belajar yang ilmunya aptudeit, terkini, valid, dari pengalaman sesama penyitas dan atau hasil diskusi pasien dengan dokter ahli yang memang telah bertahun-tahun belajar pengobatan kanker dan menangani pasien-pasien kanker.

Sehingga…

Kalo ada keluhan, banyak atau sedikit, maka pasien dan caretakernya nggak nebak-nebak sendiri. Tapi ada banyak orang yang bisa ditanya, diajak diskusi, bagaimana pilihan-pilihan solusinya. Kalo ada hal yang belum dipahami, juga bebas bertanya.

Nggak masalah nggak bunyi. Nggak masalah nggak aktif nimbrung ngeramein obrolan. Nggak masalah silent reader. Yang penting jangan menutup diri, jangan menutup pikiran dari ilmu.

Luangkan waktu membaca dan memahami informasi valid yang berkaitan dengan status Patologi IHK kita. Kalo sikonnya memang benar-benar nggak memungkinkan untuk membaca, minta tolong orang lain di rumah / caretaker yang membacakan, menceritakan ulang.

Beberapa cerita yang saya baca, ada kasus pasien “merasa” sudah sehat. Kemudian tidak melanjutkan pengobatan sampai lengkap. Tidak datang-datang lagi kontrol ke dokternya. Enam bulan kemudian qadarullah kambuh, kembali ke dokter dalam keadaan terlambat.

Lima tahun pertama, harus waspada, treatment harus lengkap tuntas, harus disiplin minum obat hormon, menepati jadwal kontrol rutin, melakukan evaluasi sesuai arahan dokter seperti USG, CT scan, Bone scan, dan lain-lain. Tujuannya supaya nggak kecolongan. Karena lima tahun pertama itu amat sangat penting.

Dukungan orang-orang terdekat juga berpengaruh besar terhadap perkembangan kesehatan pasien. Beda karakter pasien, membutuhkan beda pendekatan. Tiga bulan pertama pasca vonis, merupakan tantangan yang lumayan banget memang. Keluarga dan lingkungan terdekat perlu lebih sabar dan lebih kreatif, sampai si pasien muncul kembali semangatnya.

Semangat itu juga perlu dijagain, ibarat bara di bawah panggangan sate, perlu dikepret minyak dan dikipasin terus, supaya tetep stabil panasnya. Pengobatan kanker butuh waktu yang panjang, nguras energi, nguras duit, nguras perasaan. Ujian kanker bukan ujian satu orang. Ujian hebat juga bagi keluarga besar dan sahabatnya.

Jangan biarkan pasien memutuskan pilihan pengobatan dan kelanjutannya TANPA ILMU. Keluarga dan lingkungan berperan besar dan penting banget banget bangeet dalam menginspirasi, memotivasi, mengarahkan, dan mendoakan yang terbaik bagi pasien.

===