Lima anggota Komunitas Muslimah Sahabat Sehat mendadak ngadain sharing meeting. Ada yang pulang dari radiotherapy, kontrol, jelang kemoterapi, ada yang stadium satu, dua, dan empat.

Kita ngobrolin macem-macem pola makan sehat, olahraga yang cocok di masa treatment, olah mindset, olah rasa, literasi doa-doa bahasa Indonesia, pengaruh kebiasaan membaca Al Quran secara masif dan dengan suara keras, impian-impian besar ketika nanti diijinkan tetap sehat dan produktif, sampai tips hubungan suami istri. Fixed ini mahh: 100% shalihaat, cantik dan cerdasss semua.

Booking meja di lesehan outdoor, sebenarnya ini smoking area, tapi kita perempuan-perempuan dominant, alias tukang ngatur. Jadi ketika ada tamu lain, merokok, kita kompak sambung menyambung, menegurnya, “Pak, maaf, tolong yaa, rokoknya dimatikan dulu, kami semua ini penyitas kanker, yang ini masih dalam masa kemoterapi, yang ini pulang radiasi, yang ini juga. Terimakasih ya. ” 😊

Beliau pun tersenyum, mematikan rokoknya. Alhamdulillah.

Saya merasakan energi positif, keikhlasan, dan keyakinan tingkat tinggi, dari obrolan / gurauan kalian. Terima kasih ilmunya, senam sehatnya, motivasinya, inspirasinya. Ma Syaa Allah tabarakaLLaah. πŸ’œ

Ki-ka: Irina, Risa, Ika, saiyah.
Risa, penggagas kopdar.
Irina sharing tutorial senam sehat. Risa melengkapi dengan review-nya.
Ki-ka: Risa, ika, Silvana, Irina, saiyah.

Walaupun duduk kami berjarak kurang dari satu meter, tapi semua rajin cuci tangan, dan saya berusaha tetap pakai masker dobel face shield.