Category: ASAKU

Hanya Mengikuti Dorongan Hati

Jadi setelah menyerahkan berkas pendaftaran ke dua perguruan tinggi Ilmu Al Quran di Ciputat, dijadwalkan placement test – nya 26 Juni dan 1 Juli 2021 in shaa Allah, sebelum Ramadhan anakku nge-Share info kuliah syariah di Universitas Terbuka www. iou.edu.gm yang sebelum pandemi pun KBM-nya 100% daring. Foundernya bernama Dr Bilal Philips orang Afrika berkewarganegaraan […]

Kacamata Kuda

Di kelurahan mana pun kita tinggal, di komunitas mana pun kita gabung, di platform medsos mana pun, akan selalu ada orang-orang yang mispersepsi dengan pekerjaan kita. Ciri-cirinya, mulai dari gaya berkomentar, “Ah ngapain sih, buat apa ngelakuin itu, ga usah neko-neko lah.” Sampai kenyinyiran, “Jelek amat, gak pantes,” Tapi nggak ngasih solusinya.

Makna Tawakal?

Ketika saya ditanya, “Bagaimana menyikapi bahaya kopitnaintiin lima bulan terakhir?” Saya masih berusaha disiplin menjaga protocol kesehatan, untuk diri sendiri. Keluar rumah hanya untuk alasan mendesak. Tapi Piknik, jadi mendesak saat butuh olahraga di ruang terbuka, menghirup udara segar, dan mandi matahari pagi. Cari tempat dan waktu yang sepi. Pergi menginap hanya sama si temen […]

Dikirimi Foto ini oleh Mama

    Awalnya nggak ‘ngehh ini foto kapan. Pas pake kacamata 🤓😃 ahaaa. Jadi pen cerita ulang, sejarah foto ini. Perhatiin deh, wajahku agak bengkak (moonface), sebelah mataku bintitan, ini adalah salah dua efek kemoterapi kelima. Sabtu kemo, Senin berangkat Haji. Pamitan, haru biru, pasrah menghadapi 40 hari berikutnya di Haromain. Bawa bekal dua ampul Herceptin, yang […]

Balada Pembeli

BALADA PEMBELI. By: ‘Afiyah Salma Lathifa. Sebagai pembeli, justru saya kurang sepakat dengan ungkapan, “Pembeli adalah Raja.” Karena pada kenyataannya kita saling membutuhkan, dan kita juga punya pilihan untuk melanjutkan transaksi atau tidak. Saling menghormati, saling menghargai, saling memahami sajalah satu sama lain. Jangan jadi pembeli/penjual yang nyebelin, sok penting gituh. Maunya dianaa ajaa yang […]

Ulet Fi Sabilillah?

Cinta ‘kan membawamuuu, kemballi di sinniii 🎵 🎵 💞 By: ‘Afiyah Salma Lathifa Saya pernah belajar Therapeutic Writing, menulis untuk menyembuhkan diri sendiri. Dari kelas ini saya memahami bahwa, kata-kata itu, tidak netral. Kata-kata, menggiring emosi, mencetus rasa, menguatkan keyakinan, dan menjadi doa. Sejak saat itu saya berusaha memilih kata-kata untuk diri saya sendiri. Misalnya, […]

Belajar dari kisah ujian orang lain.

Kemarin terima tilfun dari seseemak yang sedang butuh self healing dengan bercerita. Walaupun sulit bagi tipe saya yang talker, tapi saya berusaha mendengarkan dengan zero-mind. Menahan diri untuk tidak menasehati. Lebih fokus membuka pikiran untuk belajar menemukan hikmahnya bagi diri sendiri.

Kedua Putriku

Duluu banget saya mahh selalu kagum sama pelajar dan mahasiswa berprestasi, dapet beasiswa, bisa sekolah ke jenjang lebih tinggi. Dan saya nggak pernah kepikiran, “Terang aja dia anak orang mampu. “

Hijrah itu Menenangkan

Ada yang bilang, hidup ini segalanya tentang Pilihan. Tulisan ini tidak bermaksud menghakimi teman-teman yang berbeda pilihan dengan saya. Tapi hanya ingin cerita tentang proses kontemplasi, pengalaman, pemahaman dan pilihan pribadi.

Baru Hijrah?

Ada beberapa hal kita perlu lakukan, agar tetap istiqomah dalam ketaatan kepada Allah. Pertama, selalu meluruskan niat, setiap hari, seremeh apapun yang kita kerjakan. Untuk siapa? Karena siapa? Niat ini paling penting banget sering-sering dibersihkan, supaya kelelahan kita berbuat baik dan meninggalkan kemaksiyatan, tidak sia-sia.